Polres Gresik Bongkar Jaringan Sabu di Menganti, 5 Tersangka Ditahan dan 31,8 Gram Barang Bukti Disita

GRESIK – Satresnarkoba Polres Gresik berhasil membongkar peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Dari pengungkapan tersebut, polisi menetapkan lima tersangka terlibat dalam jaringan peredaran sabu.

Tak hanya menangkap para pengedar, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa puluhan paket sabu dengan total berat bersih mencapai 31,811 gram.

Pengungkapan jaringan ini dilakukan pada Sabtu (10/10/2026), setelah polisi menerima informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Menganti. Informasi tersebut disampaikan masyarakat melalui layanan Cak Rama, layanan pengaduan yang disediakan Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, informasi masyarakat menjadi salah satu pintu masuk bagi polisi untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika tersebut.

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami terima melalui Cak Rama terkait dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Menganti. Informasi tersebut kemudian kami tindak lanjuti dengan penyelidikan hingga berhasil mengungkap jaringan ini,” ujarnya saat press release di Mapolres Gresik, Senin (19/10/2026).

Dari penyelidikan tersebut, petugas Satresnarkoba Polres Gresik mengamankan MAR (24) di rumahnya di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat dilakukan penindakan, polisi menemukan 10 paket sabu. Di lokasi yang sama, petugas juga mendapati enam orang yang diduga sebagai pembeli atau pengguna sabu.

Pengembangan kemudian mengarah kepada AI (23). Sekitar pukul 17.00 WIB, AI datang ke rumah MAR dan langsung diamankan petugas. Dari tangannya, polisi menemukan 13 plastik klip berisi sabu yang disimpan di saku jaket.

Sekitar pukul 21.30 WIB, polisi mengamankan AFR (29), seorang sopir truk ekspedisi, di tempat kosnya di Desa Setro. Dari tangan AFR, ditemukan dua paket sabu.

Selanjutnya, sekitar pukul 22.30 WIB, petugas menangkap MAG (37) di Desa Sidojangkung.

MAG diduga berperan sebagai pemasok sabu kepada MAR. Dari tersangka, polisi mengamankan dua paket sabu. Pengungkapan berlanjut dengan penangkapan RA (39) di Desa Gempolkurung. Dari tangan RA, polisi kembali menemukan dua paket sabu.

“Dari rangkaian pengungkapan ini, kami berhasil membongkar jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan sejumlah wilayah di Kecamatan Menganti,” jelas Ramadhan.

Total terdapat 12 orang yang diamankan dalam rangkaian pengungkapan tersebut. Mereka berasal dari sejumlah desa, yakni Sidojangkung, Hulaan, Sidowungu, Setro dan Gempolkurung.

Dari 12 orang yang diamankan, sebanyak tujuh orang diajukan untuk menjalani asesmen rehabilitasi melalui BNNK Gresik. Sementara lima orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut serta ditahan di Rutan Polres Gresik.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 30 plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat total netto sekitar 31,811 gram.

Selain sabu, barang bukti lain yang diamankan berupa enam timbangan elektrik, 10 potong sedotan plastik, tiga bungkus plastik klip kosong, empat unit handphone, dua alat hisap atau bong, uang tunai Rp1,45 juta dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio.

AKBP Ramadhan menegaskan, para tersangka diduga mengedarkan sabu untuk mendapatkan keuntungan ekonomi sekaligus agar bisa mengonsumsi narkotika secara gratis.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat sejumlah pasal dalam Undang-Undang Narkotika dan ketentuan pidana lainnya, di antaranya Pasal 114 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta pasal terkait lainnya.

Kapolres Gresik juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkotika, melalui Call Center Polri 110 maupun layanan Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006,” tutupnya.

  • Related Posts

    BRAN Gandeng Akademisi, Matangkan Regulasi Reforma Agraria

    JAKARTA – Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) bergerak cepat memastikan pelaksanaan reforma agraria berjalan di atas landasan hukum yang kokoh. Sebagai langkah strategis, Kepala BRAN Jenderal Pol. Prof. Dr. Dedi…

    Polda Jatim dan Tim Gabungan Tangani Karhutla Gunung Arjuno Sisir 4 Wilayah

    PASURUAN – Personel Polda Jawa Timur bersama tim gabungan terus berjibaku menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Arjuno. Fokus pemadaman diarahkan ke Blok Jedingan Pendem, Kelurahan Pecalukan,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Pilihan

    BRAN Gandeng Akademisi, Matangkan Regulasi Reforma Agraria

    • By Redaksi
    • Oktober 23, 2026
    • 1 views

    Polda Jatim dan Tim Gabungan Tangani Karhutla Gunung Arjuno Sisir 4 Wilayah

    • By Redaksi
    • Oktober 23, 2026
    • 1 views

    Polres Mojokerto Kota Amankan 21 Pemuda Diduga Serang Angkringan di Magersari

    • By Redaksi
    • Oktober 23, 2026
    • 2 views

    Ajak Jaga Kondusifitas Gresik, AKBP Ramadhan Nasution Gelar Piramida Bareng Awak Media

    • By Redaksi
    • Oktober 23, 2026
    • 5 views
    Ajak Jaga Kondusifitas Gresik, AKBP Ramadhan Nasution Gelar Piramida Bareng Awak Media

    Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan

    • By Redaksi
    • Oktober 23, 2026
    • 1 views

    Polresta Malang Kota Kerahkan Mobil Water Cannon Bantu Tangani Kebakaran TPA Supit Urang

    • By Redaksi
    • Oktober 23, 2026
    • 2 views