Terpisah dari Rombongan Haul, Lansia 90 Tahun Asal Mojokerto Berhasil Dipertemukan Kembali Bertemu Keluarga oleh Polres Gresik

GRESIK – Di tengah padatnya arus jemaah yang menghadiri rangkaian Haul Akbar ke-71 Habib Abu Bakar di Kabupaten Gresik, sebuah kisah kemanusiaan yang mengharukan terjadi. Seorang lansia berusia 90 tahun bernama Ngarto, warga Desa Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, sempat terpisah dari rombongannya dan kebingungan mencari jalan pulang. Berkat kesigapan personel Polres Gresik, Mbah Ngarto akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Peristiwa tersebut bermula saat petugas yang berjaga di sekitar lokasi haul menemukan Mbah Ngarto duduk seorang diri di bawah lampu lalu lintas. Pada saat yang bersamaan, panitia kegiatan menerima laporan adanya jemaah yang terpisah dari rombongan.

Melihat kondisi Mbah Ngarto yang tampak lelah dan kebingungan, petugas segera membawanya ke Pos Sementara Haul di Simpang Empat GNI untuk beristirahat sekaligus mendapatkan pendampingan.

Upaya pencarian keluarga Mbah Ngarto tidak berjalan mudah. Keterbatasan informasi akibat faktor usia membuat petugas harus bekerja ekstra. Berbagai koordinasi dilakukan, mulai dari berkomunikasi dengan Polres Mojokerto hingga Bhabinkamtibmas di desa asal Mbah Ngarto guna memperoleh petunjuk mengenai identitas dan keberadaan keluarganya.
Petugas juga berusaha menggali informasi mengenai kendaraan yang digunakan Mbah Ngarto saat berangkat ke acara haul. Namun, jawaban yang diperoleh sangat terbatas.

“Bapak hanya menyampaikan mobil warna putih. Saat kami tanya apakah naik bus, beliau jawab tidak. Ditanya sejenis Elf atau Hiace juga bukan. Baru ketika kami tanya apakah mobil pribadi atau mobil kecil, beliau menjawab iya,” ujar salah satu petugas yang terlibat dalam pencarian.

Berbekal informasi minim tersebut, anggota kepolisian kemudian menyisir sejumlah kantong parkir yang berada di sekitar lokasi acara. Selain itu, pengumuman melalui pengeras suara atau public address terus dilakukan secara berkala untuk menginformasikan keberadaan Mbah Ngarto kepada para jemaah dan rombongan asal Mojokerto.

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Di salah satu kantong parkir terakhir yang diperiksa, petugas menemukan kendaraan rombongan Mbah Ngarto.

Ternyata, keluarga dan rombongannya juga tengah cemas menunggu keberadaan lansia tersebut yang tak kunjung kembali.

Suasana haru pun pecah saat Mbah Ngarto dipertemukan kembali dengan keluarga dan rombongannya. Ponidi, anak kandung Mbah Ngarto, mengaku sangat bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan jajaran Polres Gresik.

“Saya, Ponidi, atas nama keluarga dan anak kandung dari Bapak Ngarto, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak polisi Gresik. Terima kasih sudah merawat, mencari, dan mempertemukan kembali orang tua kami dengan rombongan hingga bisa berkumpul lagi,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan anggotanya merupakan bagian dari tugas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, membantu warga yang membutuhkan merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Di samping melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas dan pengamanan jalur acara haul, membantu sesama yang membutuhkan di lapangan merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri. Kami bersyukur Mbah Ngarto bisa kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat walafiat,” ujar AKP Nur Arifin.

Kisah Mbah Ngarto menjadi bukti bahwa di balik pengamanan sebuah kegiatan besar, hadir pula sentuhan kemanusiaan yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Kesigapan personel Polres Gresik dalam membantu lansia yang terpisah dari keluarganya mendapat apresiasi dari para jemaah dan menjadi contoh nyata pelayanan Polri yang humanis.

  • Related Posts

    Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Gresik Bantu Wahyu Kembali ke Keluarga di Menganti

    GRESIK – Kepedulian terhadap sesama mengantarkan seorang pemuda bernama Wahyu kembali berkumpul bersama keluarganya. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, bersama Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman dan Bhabinkamtibmas membantu proses penjemputan…

    Dukung Program Pemerintah, Polsek Sidayu Aktif Pantau Budidaya Melon Warga

    GRESIK – Polres Gresik terus mendorong penguatan ketahanan pangan nasional melalui pemantauan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini, jajaran Polsek Sidayu melaksanakan pengecekan tanaman melon di Desa Lasem,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Pilihan

    Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Gresik Bantu Wahyu Kembali ke Keluarga di Menganti

    • By Redaksi
    • Oktober 10, 2026
    • 2 views
    Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Gresik Bantu Wahyu Kembali ke Keluarga di Menganti

    Dukung Program Pemerintah, Polsek Sidayu Aktif Pantau Budidaya Melon Warga

    • By Redaksi
    • Oktober 10, 2026
    • 1 views
    Dukung Program Pemerintah, Polsek Sidayu Aktif Pantau Budidaya Melon Warga

    Polres Gresik Respons Aduan Kelangkaan Pertalite, 14 Orang Dimintai Keterangan Terkait Tangki Motor Modifikasi

    • By Redaksi
    • Oktober 9, 2026
    • 2 views
    Polres Gresik Respons Aduan Kelangkaan Pertalite, 14 Orang Dimintai Keterangan Terkait Tangki Motor Modifikasi

    Dukung Kemandirian Pangan, Polsek Kawasan Pelabuhan Optimalkan Potensi Perikanan Lokal

    • By Redaksi
    • Oktober 9, 2026
    • 4 views
    Dukung Kemandirian Pangan, Polsek Kawasan Pelabuhan Optimalkan Potensi Perikanan Lokal

    Tanggap Darurat Kekeringan, Polres Malang Pasok 35 Ribu Liter Air Bersih ke Dua Kecamatan

    • By Redaksi
    • Oktober 9, 2026
    • 1 views

    Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Lintas Daerah

    • By Redaksi
    • Oktober 9, 2026
    • 2 views